Rabu, 20 Juni 2012

Jalan belakang


Apa yang ingin disampaikan.
Tidak ada.
Apa yang disembunyikan.
Tidak ada.
Apa yang membuat rasa bersalah.
Karena kita bukan apa-apa. Dan sedang tidak apa-apa.
Tidak ada yang harus diceritakan, karena semua tampak seperti jalan yang suram.
Bukan juga jalan yang penuh cahaya.
Semua masih terasa kabut bagiku, walau katamu, kamu berdiri di ujung jalan itu.
Semua yang kudengar, seperti angin.
Kamu berdiri saja disana. Tidak datang padaku. Tidak juga memintaku datang padamu.
Jadi, apa yang bisa kukatakan?
Pada duri yang dingin? Pada senyum yang ramah?
Pada canda yang setia? Pada yang menunggu?
Pada tempat yang kosong? Pada diam?
Atau harus kukatakan saja. Hujan tak kan pernah datang dengan hangat?

0 komentar:

Posting Komentar