Sabtu, 12 Mei 2012

Mati lampu


Sudah lama saya tidak merasakan mati lampu. Tapi itu karena ketika jadwal mati lampu, saya biasanya hampir selalu berada di klinik. Tentu saja diklinik menggunakan genjet. Saat mati lampu saya jarang mengeluh bahkan mengutuk, mungkin karena saya berada di klinik, atau karena saya pasrah saja.
Saat saya menulis di posting ini, keadaan sedang gelap gulita. Di kamar tidak ada lempu emergency, dan dirumah tidak memiliki genset. (karena ortu merasa belum butuh) Blackberry saya sisa 54%, hape soner mati total, laptop masih ada 75%. Jaringan wifi/internet tidak ada. Maka saya mengetik postingan ini menggunakan mc.word.
Ada yang menarik saat gelap gulita, saat menangis tidak akan ada yang tahu. Begitu juga saat tersenyum. Saya mencoba keluar untuk melihat langit, yang ternyata tidak berbintang rupanya. Saya tidak mengerti tentang astronomi. Tapi saya merasa atmosfer cerah sedang menunggu keluar sana.
Saya membayangkan saat ini ada seseorang duduk di teras, dengan minuman kegemarannya. Menatap syahdu malam. Dan tentu saja orang ini tidak memikirkan saya, bahkan tidak 5 menit.

0 komentar:

Posting Komentar