Sudah lama saya tidak merasakan mati lampu. Tapi itu karena
ketika jadwal mati lampu, saya biasanya hampir selalu berada di klinik. Tentu saja
diklinik menggunakan genjet. Saat mati lampu saya jarang mengeluh bahkan mengutuk,
mungkin karena saya berada di klinik, atau karena saya pasrah saja.
Saat saya menulis di posting ini, keadaan sedang gelap
gulita. Di kamar tidak ada lempu emergency, dan dirumah tidak memiliki genset. (karena
ortu merasa belum butuh) Blackberry saya sisa 54%, hape soner mati total,
laptop masih ada 75%. Jaringan wifi/internet tidak ada. Maka saya mengetik
postingan ini menggunakan mc.word.
Ada yang menarik saat gelap gulita, saat menangis tidak akan
ada yang tahu. Begitu juga saat tersenyum. Saya mencoba keluar untuk melihat
langit, yang ternyata tidak berbintang rupanya. Saya tidak mengerti tentang
astronomi. Tapi saya merasa atmosfer cerah sedang menunggu keluar sana.
Saya membayangkan saat ini ada seseorang duduk di teras,
dengan minuman kegemarannya. Menatap syahdu malam. Dan tentu saja orang ini
tidak memikirkan saya, bahkan tidak 5 menit.



0 komentar:
Posting Komentar