Sabtu, 05 Mei 2012

Hobi-hobi-hobi

Waktu zaman kuliah aku tu suka banget baca, nonton n dengarin lagu. (sampai sekarang sih)
Hahahaha.. disaat senggang, bahkan ketika sibuk
Klo baca biasanya minjem novel atau komik di penyewaan Nico-Nico Balikpapan. Tp sekarang mahal banget, masa 1 novel uang sewa 10rb-an. Gileee… mending buat makan *nasib anak kost kontrakan.
Jd,aku lebih milih nonton. Di ultradisk sekali nyewa bisa 4-6 film trus ditonton cuma dalam waktu 1 hari (supaya harga sewa lebih murah) lagian bs dicopy ke laptop. Jd kapan aj mau nonton lagi bisa. *licik.

waktu tu aku nonton serial Jepang Kimi No Shizuku. Kereeeeeeen banget sodara-sodara. Itu ada 9 episode. Trus Nonton naughty kiss. Soooo sweeeeeeet.. ada 16 episode. Cm dalam waktu 2 hari. Setelah pulang dinas malam. Ck.ck.ck.. ngeri banget kan? Sama. aku juga merasa gitu. 

Nah, tapi dari dulu sampai sekarang setelah menghabiskan sebuah lagu. Menamatkan baca novel or komik. Atau ketika film yg kuputar usai. aku selalu merasa sama. Kosong.I feel empty. Sangat kosong.
Entah aku menangis-nangis sampai mata kayak golf, tertawa ngakak sampai penghuni kamar sebelah ngamuk, atau saat bahagia terharu. Setelah itu selalu kosong. Seperti sendirian. (padahal memang biasanya sendirian.wkwkwkwk) Dan aku menangis. Kali ini untuk diriku sendiri.
Ternyata lebih bahagia, lebih sakit, lebih sedih, jika yang mengalami itu adalah diri kita sendiri.
Jika aku mendengar sebuah lagu, itu karangan orang. Mbaca novel or nonton film rasa bahagianya cuma sepersekian menit. Setelah itu hilang.
Waktu nonton Kimi no shizuku, pemerannya bilang “bukan bagaimana enaknya anggur itu diminum. Tapi bersama siapa kita meminumnya” Klise banget. Tapi itu yang kurasakan sekarang.
Bukan bagaimana kita menjalani hidup. Tapi dengan siapa kita melewatinya.
Aku merasa seperti ini ketika jauh dari keluarga. Ketika bersama mereka, aku bisa ketawa dan bahagia dengan hal-hal simple. Bisa marah-marah karna hal kecil dan tegar ketika terluka (serta minta duit jajan kesana kemari) Ini yang membuat hidup ga datar.
Kalau dengar lagu, nonton, baca, kita hanya menunggu hingga akhir dan kita menemukan jawaban. Kita tak perlu susah payah. Karna endingnya pasti ada. Makanya aku ngerasa kosong saat itu. ngerasa sendirian.
Pengen banget rasanya ga mengakhiri tu film. Pokoknya nonton trus supaya aku ga ngerasa kosong.
dulu pengen selalu pulang ke rumah, rasanya homesick gila.
Now,
toloongg selamatkan akuu... keluarkan akuu dari rumah inii... huaaaaa.... nda mau pulaaaaang. ini bukan rumah. ini penjaraaaaa. 

Nb: untung ortu ga bisa buka blog. hihihihihihi.

0 komentar:

Posting Komentar